Janganlah kuatir akan hidupmu

Janganlah kuatir akan hidupmu

25  
”Karena itu Aku berkata kepadamu: Janganlah kuatir akan hidupmu, akan apa yang hendak kamu makan atau minum, dan janganlah kuatir pula akan tubuhmu, akan apa yang hendak kamu pakai. Bukankah hidup itu lebih penting dari pada makanan dan tubuh itu lebih penting dari pada pakaian?

26  
Pandanglah burung-burung di langit, yang tidak menabur dan tidak menuai dan tidak mengumpulkan bekal dalam lumbung, namun diberi makan oleh Bapamu yang di sorga. Bukankah kamu jauh melebihi burung-burung itu?

27  
Siapakah di antara kamu yang karena kekuatirannya dapat menambahkan sehasta saja pada jalan hidupnya?

28  
Dan mengapa kamu kuatir akan pakaian? Perhatikanlah bunga bakung di ladang, yang tumbuh tanpa bekerja dan tanpa memintal

29  
namun Aku berkata kepadamu: Salomo dalam segala kemegahannya pun tidak berpakaian seindah salah satu dari bunga itu.

30  
Jadi jika demikian Allah mendandani rumput di ladang, yang hari ini ada dan besok dibuang ke dalam api, tidakkah Ia akan terlebih lagi mendandani kamu, hai orang yang kurang percaya?

31  
Sebab itu janganlah kamu kuatir dan berkata: Apakah yang akan kami makan? Apakah yang akan kami minum? Apakah yang akan kami pakai?

32  
Semua itu dicari bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah. Akan tetapi Bapamu yang di sorga tahu, bahwa kamu memerlukan semuanya itu.

33  
Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu.

34  
Sebab itu janganlah kamu kuatir akan hari besok, karena hari besok mempunyai kesusahannya sendiri. Kesusahan sehari cukuplah untuk sehari.”

Matthew 6 in Indonesian

Matthew 6 in English

Share this post:

Siapa yang akan mendoakan Anda?

Siapa yang Anda tahu berkehendak mendorong Anda?

Teman-teman sedang mendaki

“Saya sedang membaca Mazmur di ponsel saya. Lalu saya bertanya kepada suami saya apakah dia keberatan jika saya membaca beberapa terjemahannya yang berbeda dengan bersuara. Sejak hari itu, kami membaca satu atau dua pasal bersama setiap malam sebelum tidur. Hal itu benar-benar mengubah dinamika pernikahan kami.”

Debbie L.

Siapa yang Anda tahu berkehendak mencintai Anda?

Teman-teman di pantai saat matahari terbenam

Siapa yang Anda kenal berkehendak menginspirasi Anda?

Teman-teman berjalan di padang

“Saya dapat lebih memahami Pikiran Tuhan melalui perspektif teman-teman. Saya juga terhubung dengan banyak teman di seluruh dunia, dan kami saling berbagi dan memberi semangat. Luar biasa!”

Eme I.

Siapa yang Anda tahu berkehendak menantang Anda?

Teman-teman di puncak gunung

Siapa yang Anda tahu berkehendak mendoakan Anda?

Teman-teman sedang mendoakan seorang pria

Alkitab penuh dengan kisah orang-orang yang berpesta merayakan hal-hal yang baik… dan membantu satu sama lain melalui masa-masa sulit. Anda membutuhkan teman-teman yang dapat Anda percayai. Dan mereka membutuhkan Anda.

Undang teman-teman bergabung dengan Anda di Aplikasi Alkitab.

Cari Teman


Share this post:

3 Cara Beristirahat di Dunia yang Tidak Pernah Berhenti Bekerja

Seseorang mendayung perahu saat matahari terbenam

Lalu Allah memberkati hari ketujuh itu dan menguduskannya, karena pada hari itulah Ia berhenti dari segala pekerjaan penciptaan yang telah dibuat-Nya itu.

KEJADIAN 2:3

Istirahat — bersantai, berhenti sejenak, bernapas lega, dan merasa nyaman.

Kapan terakhir kali Anda bergerak santai, bebas internet, dan relaks? Istirahat adalah karunia yang mudah kita singkirkan.

Kesibukan membuat kita merasa sedang menyelesaikan sesuatu, tetapi kadang itu hanya perasaan kita saja. Tanpa batasan yang sehat, aktivitas bisa seperti narkotika, melumpuhkan kebutuhan kita akan keintiman dengan Tuhan: Sang Pemberi setiap karunia yang baik dan sempurna.

Takut akan Allah mendatangkan hidup, maka orang bermalam dengan puas, tanpa ditimpa malapetaka.

AMSAL 19:23

Hidup tanpa istirahat tidak akan berkelanjutan. Istirahat dapat menyegarkan kita, memberi kita energi yang dibutuhkan untuk memuliakan Tuhan dan untuk mengasihi orang lain. Beristirahat adalah disiplin spiritual yang membantu kita menikmati kehadiran Tuhan dan menyelaraskan kembali prioritas kita.

Ia membaringkan aku di padang yang berumput hijau, Ia membimbing aku ke air yang tenang; Dia menyegarkan jiwaku.

MAZMUR 23:2-3a

Berikut adalah 3 cara Anda dapat menyisipkan istirahat ke dalam kehidupan sehari-hari Anda:

Melatih Perhatian

Dalam Roma 12, Paulus mendesak kita untuk berubah oleh pembaruan budi kita. Melatih perhatian dapat membantu kita menyelaraskan hati dan pikiran kita dengan apa yang sedang dilakukan Tuhan. Di mana Anda merasa bisa berfokus? Di dapur Anda dengan secangkir kopi? Berlari di luar sambil mendengarkan musik penyembahan? Temukan sesuatu yang membuat Anda merasa dekat dengan Tuhan, dan fokuskan pikiran pada-Nya sebelum Anda memulai hari Anda.

Tantangan: Luangkan waktu 5-10 menit setiap hari dan bayangkan setiap kekhawatiran dan tanggung jawab, serahkan masing-masing kepada Yesus dalam doa. (Jika perlu, tuliskan.)

Renungkan Firman

Segala tulisan yang diilhamkan Allah. Saat Anda membaca atau mendengarkan Firman Tuhan, dan merenungkan apa yang dikatakannya, Anda dapat belajar mengenali suara Tuhan. Jika kita ingin waktu yang bermakna dalam Alkitab, kita harus memprioritaskan fokus hanya kepada Yesus.

Tantangan: Sisihkan 30 menit setiap hari untuk membaca atau mendengarkan Firman Tuhan. Sementara itu, nonaktifkan skedul dan notifikasi Anda. Cobalah Rencana, catat, dan tuliskan pemikiran Anda. Biarkan Tuhan berbicara kepada Anda.

Miliki Komunitas

Keintiman dengan Tuhan tidak berarti menutup diri dari orang lain. Bahkan, kadang itu berarti membuat ruang untuk mereka. Istirahat adalah waktu yang tepat untuk merayakan hidup bersama orang yang Anda cintai. Kita tidak diciptakan untuk hidup sendiri. Kita saling membutuhkan.

Tantangan: Investasikan setidaknya beberapa jam setiap minggu dengan orang yang Anda cintai. Tanpa agenda. Cukup bertemu dan nikmatilah kebersamaan. Lalu, tuliskan apa pun yang Tuhan nyatakan sepanjang waktu kebersamaan Anda.

Berikut beberapa saran untuk membantu Anda membangun keintiman dengan Tuhan setiap hari. Cobalah berbagai cara untuk beristirahat dalam salah satu Rencana di bawah ini.

Baca Rencana tentang Istirahat

FacebookBagikan di Facebook

TwitterBagikan di Twitter

EmailBagikan melalui Email

Share this post:

Memperkenalkan: Jenis Huruf Baru & Lebih Baik!

Pemilih Jenis Huruf

Pernahkah Anda berharap punya opsi jenis huruf lebih banyak saat membaca Alkitab, Rencana Alkitab, atau bahkan menambahkan sentuhan ekstra unik pada Gambar Ayat Anda? Sekarang, Anda cukup mengetuk tombol Jenis Huruf di bagian atas layar Anda (atau di Pengaturan Pembaca) dan temukan favorit baru Anda.

Mau opsi lebih banyak lagi? Periksa pengaturan jenis huruf sistem Anda. Setiap jenis huruf yang ada di perangkat Anda sekarang tersedia di Aplikasi Alkitab.

Jadikan personal.

Ada jenis huruf baru favorit Anda? Fantastis! Bantu teman Anda mengubah pengalaman membaca Alkitab mereka: beri tahu tentang fitur Jenis Huruf baru. Nikmati perjalanan yang lebih personal melalui Firman Tuhan.

Perbarui Aplikasi Anda

Share this post:

Bagaimana Menumbuhkan Kemurahan Hati

Seorang wanita sedang duduk di bangku melihat matahari terbenam

Kamu akan diperkaya dalam segala hal sehingga kamu selalu sanggup memberi dengan murah hati. Dan pemberianmu melalui dana yang kami kumpulkan akan membuat semakin banyak orang yang bersyukur kepada Allah.

2 KORINTUS 9:11
(dengan penekanan)

Memberi — menawarkan kepada sesuatu yang lebih tinggi, memberikan hadiah, memberikan hak milik pada orang lain untuk digunakan.

Apakah milik Anda yang paling berharga? Ini mungkin sesuatu paling Anda hargai, seperti rumah yang Anda beli setelah bekerja keras sekian lamanya Tetapi ini juga bisa berupa foto spesial Anda dengan seseorang yang Anda kasihi. Atau bisa juga berupa hadiah yang bermakna dari seorang teman.

Nilai yang kita berikan pada “harta benda” kita terkait erat dengan emosi. Bagaimana kita memilih untuk menggunakan hal-hal yang paling kita hargai akan menunjukkan prioritas kita yang sesungguhnya.

Karena di mana hartamu berada, di situ juga hatimu berada.

MATIUS 6:21

Tidak ada salahnya memiliki harta benda, atau menikmatinya. Masalahnya datang ketika harta benda kita menguasai kita. Tuhan memberi teladan seperti apa kemurahan hati itu ketika Ia mengorbankan milik-Nya yang paling berharga untuk kita. Ketika kita memberi seperti Tuhan, dan kita memuliakan-Nya dengan pemberian itu, ini akan mendekatkan kita kepada-Nya.

Inilah cara Tuhan mengasihi dunia ini: Dia mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, agar setiap orang yang percaya kepada-Nya tidaklah binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

YOHANES 3:16 (dengan penekanan)

Berikut adalah 3 cara sederhana Anda dapat mulai melatih kemurahan hati:

Investasikan Waktu Anda

Apakah Anda memperhatikan apa yang sedang terjadi di komunitas Anda? Di sekitar rumah Anda? Dengan tetangga Anda? Anda dapat berlatih menjadi seorang pendengar yang baik di mana saja: saat membuang sampah, saat berbelanja, saat berolahraga di gym. Carilah kesamaan dengan orang-orang, dan temui mereka di mana pun mereka berada, dengan lemah lembut dan hormat.

Tantangan: Saat berinteraksi dengan seseorang, tanyakan bagaimana kabar mereka hari ini. Lalu simak. Lakukanlah dengan tulus. Utamakanlah mereka, bukan diri Anda.

Investasikan Karunia Tuhan pada Anda

Di bidang apakah talenta Anda? Apakah Anda menggunakan karunia dan bakat Anda untuk membawa orang kepada Yesus? Salah satu perumpamaan Yesus yang paling terkenal adalah tentang menggunakan talenta kita secara maksimal.

Tantangan: Temukan tempat di mana Anda dapat menggunakan talenta Anda untuk melayani orang lain. Mulailah dari hal kecil di sekitar Anda, atau hal besar. Apa pun itu mulailah.

Investasikan Uang Anda

Tubuh orang percaya yang Anda anggap sebagai rumah adalah tempat pertama yang harus Anda perhatikan.

Selain persepuluhan, berikut adalah dua pilihan yang dapat Anda pertimbangkan untuk memberi:

Terjemahan Alkitab

Panah hijau

YouVersion

Panah hijau

Tapi ini hanyalah dua saran. Tuhan sedang bekerja dalam hati umat-Nya di seluruh dunia.

Tantangan: Temukan pergerakan Tuhan di mana Anda merasa terpanggil, dan taruhlah harta di mana hati Anda berada: Berilah.

FacebookBagikan di Facebook

TwitterBagikan di Twitter

EmailBagikan melalui Email

Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.

2 KORINTUS 9:7

Share this post: